![]() |
| Keluhan pada ibu hamil |
Kebanyakan perempuan mengalami keluhan kehamilan dari mulai tingkat ringan sampai mengkhawatirkan. Keluhan pada ibu hamil terjadi pada waktu-waktu tertentu atau kadang bersamaan. Secara umum, keluhan yang sering dialami ibu hamil diantaranya:
1. Sakit di bagian punggung dan panggul
Ada beberapa ibu hamil yang mengalami sakit dibagian punggung dan panggul secara berkala. Sedangkan beberapa lainnya mengalami nyeri pungggung hampir selama masa kehamilan. Lebih parahnya lagi ada yang mengalaminya setelah melahirkan. Untuk mengatasinya ibu hamil dianjurkan untuk tidak memakai sepatu bertumit tinggi, memperbanyak istirahat dan menghindari terlalu lama berdiri maupun duduk.
Ada beberapa ibu hamil yang mengalami sakit dibagian punggung dan panggul secara berkala. Sedangkan beberapa lainnya mengalami nyeri pungggung hampir selama masa kehamilan. Lebih parahnya lagi ada yang mengalaminya setelah melahirkan. Untuk mengatasinya ibu hamil dianjurkan untuk tidak memakai sepatu bertumit tinggi, memperbanyak istirahat dan menghindari terlalu lama berdiri maupun duduk.
2. Sesak nafas
Saat janin dalam rahim tumbuh dan berkembang, janin akan menekan diafragma yang mengakibatkan si ibu mengalami sesak nafas. Jika sudah mulai merasakan sesak nafas, duduk lah dengan tegak atau berbaring miring lurus untuk memberikan lebih banyak ruang untuk janin sehingga tidak terlalu menekan diafragma. Keluhan kehamilan ini akan semakin berkurang setelah posisi janin siap lahir.
Saat janin dalam rahim tumbuh dan berkembang, janin akan menekan diafragma yang mengakibatkan si ibu mengalami sesak nafas. Jika sudah mulai merasakan sesak nafas, duduk lah dengan tegak atau berbaring miring lurus untuk memberikan lebih banyak ruang untuk janin sehingga tidak terlalu menekan diafragma. Keluhan kehamilan ini akan semakin berkurang setelah posisi janin siap lahir.
3. Sembelit
Hormon selama masa kehamilan mempengaruhi proses pencernaan menjadi lebih lambat. Selain itu, konsumsi suplemen zat besi tambahan yang diperlukan oleh ibu hamil juga berpengaruh. Untuk mengatasinya, ibu hamil perlu minum air sebanyak 2 liter per hari, tidak harus air putih namun dapat ditambahkan dengan jus atau the herbal. Perbanyak makanan yang cukup serat dalam buah dan sayur. Mengkonsumsi suplemen zat besi dalam bentuk cair juga dapat mengurangi efek sembelit.
Hormon selama masa kehamilan mempengaruhi proses pencernaan menjadi lebih lambat. Selain itu, konsumsi suplemen zat besi tambahan yang diperlukan oleh ibu hamil juga berpengaruh. Untuk mengatasinya, ibu hamil perlu minum air sebanyak 2 liter per hari, tidak harus air putih namun dapat ditambahkan dengan jus atau the herbal. Perbanyak makanan yang cukup serat dalam buah dan sayur. Mengkonsumsi suplemen zat besi dalam bentuk cair juga dapat mengurangi efek sembelit.
4. Heartburn
Heartburn seringkali terjadi pada masa trimester kedua dan ketiga kehamilan. Pengaruh hormon progesteron pada elastisitas katup lambung membuat asam lambung mudah naik ke tenggorakan. Hal ini mengakibatkan rasa panas dan tidak nyaman di dada dan tenggorakan. Makan secara teratur dalam porsi sedikit namun lebih sering akan mengurangi produksi asam lambung. Hindari memakai pakaian ketat dan beri jeda waktu yang cukup antara waktu makan dan tidur.
Heartburn seringkali terjadi pada masa trimester kedua dan ketiga kehamilan. Pengaruh hormon progesteron pada elastisitas katup lambung membuat asam lambung mudah naik ke tenggorakan. Hal ini mengakibatkan rasa panas dan tidak nyaman di dada dan tenggorakan. Makan secara teratur dalam porsi sedikit namun lebih sering akan mengurangi produksi asam lambung. Hindari memakai pakaian ketat dan beri jeda waktu yang cukup antara waktu makan dan tidur.
Keluhan pada ibu hamil tersebut diatas memang dapat dikurangi efeknya dengan pola makan, istirahat dan kebiasaan yang baik. Namun jika dirasa keluhan kehamilan tersebut tidak dapat diatasi dengan cara alami, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat.
RSS Feed
Twitter
10:37:00 AM
Unknown

Posted in